Pages

Powered by Blogger.

About

Pages - Menu

Wednesday, April 4, 2012

Wisata Museum ( Museum Geologi Bandung )



Museum Geologi didirikan pada tanggal 16 Mei 1928. Museum ini telah direnovasi dengan dana bantuan dari JICA (Japan International Cooperation Agency). Setelah mengalami renovasi, Museum Geologi dibuka kembali dan diresmikan oleh Wakil Presiden RI, Megawati Soekarnoputri pada tanggal 23 Agustus 2000. Sebagai salah satu monumen bersejarah, museum berada di bawah perlindungan pemerintah dan merupakan peninggalan nasional. Dalam Museum ini, tersimpan dan dikelola materi-materi geologi yang berlimpah, seperti fosil, batuan, mineral. Kesemuanya itu dikumpulkan selama kerja lapangan di Indonesia sejak 1850.

Masa Penjajahan Belanda Keberadaan Museum Geologi berkaitan erat dengan sejarah penyelidikan geologi dan tambang di wilayah Nusantara yang dimulai sejak pertengahan abad ke-17 oleh para ahli Eropa. Setelah Eropa mengalami revolusi industri pada pertengahan abad ke-18, Eropa sangat membutuhkan bahan tambang sebagai bahan dasar industri. Pemerintah Belanda sadar akan pentingnya penguasaan bahan galian di wilayah Nusantara. Melalui hal ini, diharapkan perkembangan industri di Negeri Belanda dapat ditunjang. Maka, pada tahun 1850, dibentuklah Dienst van het Mijnwezen. Kelembagaan ini berganti nama jadi Dienst van den Mijnbouw pada tahun 1922, yang bertugas melakukan penyelidikan geologi serta sumberdaya mineral.

  • Hasil penyelidikan yang berupa contoh-contoh batuan, mineral, fosil, laporan dan peta memerlukan tempat untuk penganalisaan dan penyimpanan,sehingga pada tahun 1928 Dienst van den Mijnbouw membangun gedung di Rembrandt Straat Bandung. Gedung tersebut pada awalnya bernama Geologisch Laboratorium yang kemudian juga disebut Geologisch Museum.
  • Gedung Geologisch Laboratorium dirancang dengan gaya Art Deco oleh arsitek Ir. Menalda van Schouwenburg, dan dibangun selama 11 bulan dengan 300 pekerja serta menghabiskan dana sebesar 400 Gulden. Pembangunannya dimulai pada pertengahan tahun 1928 dan diresmikan pada tanggal 16 Mei 1929.
  • Peresmian tersebut bertepatan dengan penyelenggaraan Kongres Ilmu Pengetahuan Pasifik ke-4 (Fourth Pacific Science Congress) yang diselenggarakan di Bandung pada tanggal 18-24 Mei 1929.

Sumber : (http://www.wisatanesia.com/2010/06/museum-geologi-bandung.html)


Tuesday, April 3, 2012

Tugas Softskill ( Kepariwisataan 2 )

Pertanyaan :

1. Sarana dan prasarana pariwisata seperti apa yang menurut anda ideal dan memuaskan wisatawan ?

2. Berikan analisis anda, mengapa pariwisata memerlukan organisasi kepariwisataan ?

Jawaban :

1. Jika kita melihat pengertianya, prasarana adalah semua fasilitas utama atau dasar yang memungkinkan sarana kepariwisataan dapat hidup dan berkembang dalam rangka memberikan pelayanan kepada wisatawan.

Tentunya prasarana kepariwisataan yang ideal itu meliputi prasarana perhubungan, prasarana kesehatan, keamanan, pendidikan dan hiburan yang layak. Disertai juga dengan adanya fasilitas-fasilitas tambahan, seperti instalasi pembangkit listrik, air bersih, bahan bakar, dll.

Sedangkan sarana pariwisata adalah fasilitas dan perusahaan yang memberikan pelayanan kepada wisatawan baik secara langsung maupun tidak langsung. Jadi dikatakan sarana berideal jika sarana tersebut mampu menarik minat wisatawan untuk berkunjung. Seperti perusahaan perjalanan yang bisa memberikan kepuasan dalam pelayanan jasanya.

2. Terlebih dahulu kita bisa melihat dari pengertianya bahwa organisasi kepariwisataan adalah suatu badan yang langsung bertanggung jawab terhadap perumusan dan kebijakan kepariwisataan dalam lingkup nasional.

Artinya dengan adanya organisasi tersebut , maka kepariwisataan di Indonesia bisa terkontrol dan terorganisir dengan baik. Selain itu dengan adanya organisasi tersebut, pemerintah juga bisa melakukan kerjasama internasional kepariwisataan.

 

Blogger news

Blogroll

About